Ketika Mengajar Menjadi Kesempatan untuk Belajar: Cerita Sevinch di Labschool Unesa
Surabaya — Bagi Sevinch Erkinova, mahasiswa dari Uzbekistan State World Languages University (UzSWLU), mengikuti program magang internasional di Labschool Unesa bukan sekadar kesempatan untuk mengajar di luar negeri. Lebih dari itu, pengalaman ini menjadi perjalanan belajar yang memperkaya kompetensi profesional sekaligus membentuk cara pandangnya tentang pendidikan, kolaborasi, dan pertukaran budaya.
Selama menjalani program, Sevinch terlibat dalam berbagai aktivitas sekolah, mulai dari mendampingi pembelajaran di kelas, memfasilitasi kegiatan berbahasa Inggris, mengikuti program pertukaran budaya, hingga berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler bersama murid. Seluruh pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata tentang bagaimana proses pembelajaran berlangsung di lingkungan sekolah Indonesia yang mengedepankan karakter, kolaborasi, dan keterlibatan aktif murid. Program ini juga sejalan dengan komitmen Labschool Unesa sebagai School of Character yang mengintegrasikan pembelajaran akademik, penguatan karakter, dan pengalaman global bagi setiap murid.
Di antara berbagai kegiatan yang diikuti, English Camp menjadi pengalaman yang paling berkesan baginya. Melalui kegiatan tersebut, ia dapat berinteraksi lebih dekat dengan murid dalam suasana belajar yang santai namun tetap bermakna. Tidak hanya mengajarkan bahasa Inggris, ia juga melihat bagaimana kegiatan di luar kelas mampu membangun rasa percaya diri, kerja sama, dan komunikasi antarbudaya.
"Every day was memorable, especially English Camp," ungkap Sevinch.
Menurutnya, program magang ini memberikan dampak yang sangat besar terhadap perkembangan dirinya sebagai calon pendidik.
"This internship contributed significantly to both my personal and professional growth. It allowed me to apply the knowledge and skills I gained at university in a real-world environment. I improved my communication, teamwork, leadership, and problem-solving abilities while working with students, teachers, and university staff."
Pengalaman mengajar di lingkungan internasional juga meningkatkan rasa percaya dirinya dalam mengajar maupun berbicara di depan umum. Di sisi lain, tinggal dan bekerja di Indonesia membantunya menjadi pribadi yang lebih mandiri, mudah beradaptasi, dan terbuka terhadap perbedaan budaya.
Selama berada di Labschool Unesa, Sevinch juga mengaku terkesan dengan suasana sekolah yang hangat dan mendukung. Keramahan murid, dukungan para guru, budaya sekolah yang menanamkan pendidikan karakter, serta beragam kegiatan ekstrakurikuler menjadi hal-hal yang paling membekas dalam ingatannya. Lingkungan belajar yang positif tersebut membuatnya merasa diterima sejak hari pertama.
Bagi Sevinch, pengalaman yang paling berharga justru datang dari interaksinya dengan para murid Indonesia. Ia melihat bagaimana mereka menunjukkan rasa hormat kepada guru, antusias mengikuti pembelajaran, serta memiliki semangat untuk saling membantu satu sama lain.
"Indonesian students impressed me with their respect for teachers, friendliness, enthusiasm for learning, and strong sense of community. They were always willing to participate, help one another, and create a positive learning environment."
Tidak hanya belajar tentang sistem pendidikan, Sevinch juga memperoleh banyak pelajaran dari budaya Indonesia. Keramahan masyarakat, sikap rendah hati, serta kebiasaan saling menghormati membuatnya merasa seperti berada di rumah sendiri meskipun jauh dari negaranya.
"I learned the importance of kindness, humility, hospitality, and mutual respect. This experience helped me become more culturally aware, open-minded, and adaptable."
Menurutnya, pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan tidak hanya tentang mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang membangun hubungan antarmanusia dan saling belajar lintas budaya.
Program magang mahasiswa UzSWLU di Labschool Unesa menjadi bagian dari kerja sama internasional yang terus dikembangkan kedua institusi. Selain memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman mengajar di lingkungan sekolah internasional, program ini juga memperkaya pengalaman belajar murid melalui interaksi langsung dengan penutur asing dan pertukaran budaya. Upaya ini sejalan dengan visi Labschool Unesa untuk menghadirkan pengalaman belajar berwawasan global melalui berbagai program internasional dan kemitraan dengan institusi pendidikan di berbagai negara.
Share It On: